Home Brand Beragam Pilihan dalam Berekspansi Bisnis

Beragam Pilihan dalam Berekspansi Bisnis

6

Pada umumnya, pebisnis waralaba memilih untuk stay pada bisnisnya tanpa mengembangkan bisnis bahkan tergolong tidak melakukan apa-apa ketika mengalami masa stagnasi.

Mereka berpikir bahwa mewaralabakan bisnis adalah satu-satunya jalan untuk mengembangkan bisnis dan berekspansi.

Padahal, terdapat beragam cara yang dapat dilakukan dalam mengembangkan bisnis atau berekspansi.

Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk  mengembangkan bisnis? Berikut adalah ulasannya.

  1. Berekspansi dengan Modal Sendiri

Banyak pebisnis yang berpikiran bahwa membangun bisnis dengan modal sendiri merupakan hal yang memiliki banyak pertimbangan.

Salah satu alasannya adalah keterbatasan modal.

Ya, alasan yang terbilang klasik untuk dilontarkan.

Namun kenyataannya, tidak sedikit pebisnis yang memiliki nilai tabungan yang cukup besar.

Kendala sebenarnya adalah mereka takut untuk menginvestasikan modal sendiri.

Apakah bertindak seperti hal tersebut adalah cara yang baik dalam berbisnis?

Yang ada hanyalah pebisnis akan mendapatkan kenyataan bahwa bisnisnya cuma berjalan di tempat.

Langkah terbaik yang harus ditempuh adalah meyakinkan diri bahwa bisnis akan berjalan dengan baik sesuai dengan mindset yang dibangun.

  • Memanfaatkan Pinjaman

Saran kedua yang dapat dipertimbangkan dalam mengembangkan bisnis adalah memanfaatkan pinjaman.

Pebisnis pada umumnya menunda memanfaatkan pinjaman dikarenakan sudah memiliki beban pinjaman.

Ini artinya pebisnis yang bersangkutan akan menunggu tunggakannya selesai, lalu memulai tunggakan baru setelahnya.

Atau, benda-benda yang telah lunas dari masa kredit dapat dijadikan sebagai agunan untuk mendapatkan pinjaman yang digunakan untuk modal usaha.

Tentunya hal ini sangat diperbolehkan asalkan paham akan resiko dan cermat dalam memperhitungkannya.

  • Joint Venture atau JV

Joint Venture atau JV adalah pilihan selanjutnya dalam mengembangkan bisnis.

Hal ini menjadi pilihan ketika ingin mengembangkan bisnis namun terkendala modal dan tidak memiliki keberanian dalam meminjam modal usaha ke bank.

Apakah Joint Venture akan beresiko? Jawabannya sudah pasti iya.

Alasannya, joint venture akan melibatkan beberapa pebisnis yang memiliki latar belakang dan ide-ide yang berbeda untuk mengembangkan bisnis.

Namun, perdebatan ini dapat diatasi dengan mebisnis.undercover.co.idcarakannya terlebih dahulu lalu menyelaraskan perbedaan tersebut sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Demi mengatasi seluruh perbedaan yang terjadi, Joint Venture harus dibuatkan perjanjiannya terlebih dahulu untuk menghindari segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi.  

Beberapa hal yang perlu diperjelas dalam perjanjian JV adalah bagaimana sistem pebisnis.undercover.co.idayaan yang diberlakukan.

  • Bagi Hasil

Ketika pencapaian bisnis yang dimiliki sudah dikategorikan menghasilkan keuntungan yang besar, ini dapat diberlakukan sistem bagi hasil untuk mengembangkan bisnis.

Pada umumnya, presentase bagi hasil sama-sama dibagi menjadi 50%, namun ini tergantung pada seberapa besar omzet penjualan.

Lebih lagi, perhitungan lainnya tergantung pada patokan harga sewa tempat hingga harga pasarannya.

  • Prospek Bisnis

Setelah menimbang dan meneliti pilihan mana yang tepat dalam mengembangkan bisnis, terdapat pilihan terakhir yang dapat menjadi alternatif terbaik.

Prospek bisnis adalah faktor penentu tentang apakah bisnis yang dimiliki memang pantas untuk diwaralaba atau tidak.

baca juga

    Dengan secara gamblang, setiap pebisnis diharapkan untuk dapat mengembangkan bisnis dengan cara yang baik dan benar.

    Perlu diingat bahwa prospek bisnis ini bergantung pada mindset pebisnis itu sendiri. Jika pebisnis optimis terhadap kualitas bisnisnya, maka itulah yang akan diterimanya di kemudian hari.

    baca juga

    Editor’s Choices

    1000 Ide Bisnis UKM Modal Kecil

    Daftar 600 Bisnis Franchise

    800 Jenis usaha yang menjanjikan Dengan Modal Kecil

    Panduan Bisnis Franchise

    500 Master Franchise

    Tentu saja hal tersebut membutuhkan kerja keras dan usaha yang ekstra.

    Jangan heran kenapa nantinya Anda membutuhkan proses yang panjang untuk membangun kualitas bisnis yang mumpuni.